MTsN 2 KEDIRI

MTsN 2 KEDIRI SUKSESKAN GERAKAN BERSIH- BERSIH MASJID

Penulis: **admin** Dipublikasi: **09 August 2026** Dilihat: **10** kali
MTsN 2 KEDIRI SUKSESKAN GERAKAN BERSIH- BERSIH MASJID

Kediri – Jum'at,7 Agustus 2026.
MTsN 2 Kediri secara antusias berpartisipasi dalam "Gerakan Bersih-bersih Masjid dan Mushola" yang dicanangkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan yang melibatkan seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan ini bertujuan untuk mewujudkan lingkungan ibadah yang bersih, sehat, dan nyaman sebagai cerminan dari iman dan kebersihan hati. Aksi serentak ini merupakan bentuk dukungan nyata madrasah terhadap program nasional Kemenag dalam memakmurkan rumah Allah dengan cara menjaga kesucian dan kerapiannya.

Kegiatan dimulai dengan apel pagi di halaman madrasah, di mana Kepala MTsN 2 Kediri,Agus Gunawan,M.Pd.I, memberikan arahan tentang pentingnya kebersihan dalam Islam. Beliau menekankan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman dan merawat masjid serta mushola adalah tanggung jawab bersama seluruh umat Muslim, khususnya generasi muda. Para siswa kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok kerja yang tersebar di area masjid utama madrasah, mushola kelas, serta area sekitar tempat wudhu dan toilet, memastikan setiap sudut mendapatkan perhatian khusus.Masjid yang di bersihkan adalah Masjid Al Husna MTsN 2 Kediri, Masjid At Taqwa dusun Jagalan Kanigoro Kras, Mushola Al Husna dan Mushola Al Manar.

Suasana kebersamaan dan gotong royong terlihat sangat kental selama proses pembersihan berlangsung. Siswa-siswi dengan penuh semangat menyapu lantai, mengepel, membersihkan kaca jendela, hingga merapikan sajadah dan mukena. Tidak hanya itu, mereka juga melakukan pengecekan kecil terhadap fasilitas ibadah seperti ketersediaan air wudhu dan kebersihan tempat sampah. Guru-guru turut serta mendampingi dan memberikan contoh langsung bagaimana cara merawat fasilitas umum dengan baik dan benar, menciptakan suasana belajar sambil bekerja yang edukatif.

Selain fokus pada aspek fisik kebersihan, kegiatan ini juga diisi dengan penyegaran spiritual singkat. Setelah area bersih dan rapi, seluruh peserta berkumpul kembali di masjid untuk melaksanakan shalat Dhuha berjamaah dan dzikir bersama. Momen ini dimaksudkan untuk mengembalikan esensi dari gerakan tersebut, yaitu bahwa kebersihan fisik harus sejalan dengan kebersihan jiwa. Para siswa diajak untuk merenungkan bahwa masjid yang bersih akan memudahkan konsentrasi dalam beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Respons positif datang dari berbagai pihak, termasuk orang tua wali murid yang menyaksikan langsung aktivitas putra-putri mereka melalui dokumentasi yang dibagikan sekolah. Komite Madrasah menyatakan apresiasi tinggi atas inisiatif MTsN 2 Kediri dalam mengintegrasikan pendidikan karakter melalui aksi nyata. Mereka berharap kegiatan semacam ini tidak hanya bersifat sesaat, melainkan menjadi budaya harian di lingkungan madrasah sehingga siswa terbiasa hidup disiplin dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

Sebagai tindak lanjut, MTsN 2 Kediri berkomitmen untuk menjadikan program bersih-bersih masjid dan mushola sebagai agenda rutin bulanan. Madrasah juga akan membentuk tim khusus "Duta Kebersihan Masjid" dari unsur siswa untuk memantau dan menjaga kondisi fasilitas ibadah tetap prima. Dengan kolaborasi antara program Kemenag RI dan komitmen internal madrasah, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan spiritual yang tinggi dalam memuliakan rumah Allah.(Humas)

Kembali ke Beranda